أسقط

Menanggapi antisemitisme

Seorang pengguna mengajukan banding atas keputusan Meta untuk menghapus unggahan video di Instagram yang mengutuk pernyataan artis musik Ye (rapper Amerika yang sebelumnya dikenal sebagai Kanye West) yang memuji Hitler dan menyangkal Holocaust. Setelah Dewan menyampaikan banding tersebut kepada Meta, perusahaan membatalkan keputusan awal mereka dan memulihkan postingan tersebut.

نوع القرار

ملخص

السياسات والمواضيع

عنوان
حرية التعبير
معيار المجتمع
أفراد خطرون ومنظمات خطرة

المناطق/البلدان

موقع
تركيا، الولايات المتحدة

منصة

منصة
Instagram

Ini adalah keputusan tertulis. Keputusan tertulis memeriksa kasus ketika Meta membatalkan keputusan awalnya atas sebuah konten setelah Dewan menyampaikannya kepada perusahaan. Keputusan-keputusan ini mencakup informasi tentang kesalahan yang diakui oleh Meta. Keputusan tersebut disetujui oleh panel Anggota Dewan, bukan oleh Dewan secara keseluruhan. Mereka tidak mempertimbangkan komentar publik, dan tidak memiliki nilai prioritas bagi Dewan. Keputusan tertulis memberikan transparansi mengenai koreksi Meta dan menyoroti area yang penegakan kebijakannya dapat diperbaiki oleh perusahaan.

Ringkasan kasus

Seorang pengguna mengajukan banding atas keputusan Meta untuk menghapus unggahan video di Instagram yang mengutuk pernyataan artis musik Ye (rapper Amerika yang sebelumnya dikenal sebagai Kanye West) yang memuji Hitler dan menyangkal Holocaust. Setelah Dewan menyampaikan banding tersebut kepada Meta, perusahaan membatalkan keputusan awal mereka dan memulihkan postingan tersebut.

Deskripsi dan latar belakang kasus

Pada Januari 2023, seorang pengguna Instagram dari Turki mengunggah sebuah video yang berisi kutipan wawancara dalam bahasa Inggris ketika Ye menyatakan bahwa ia "menyukai" Adolph Hitler dan Hitler "tidak membunuh 6 juta orang Yahudi". Video tersebut kemudian menyorot ke seseorang yang tampak seperti reporter TV yang mengungkapkan kemarahannya atas pernyataan Ye dan menceritakan bagaimana anggota keluarganya terbunuh dalam Holocaust. Video tersebut diberi takarir dalam bahasa Turki dan diberi keterangan yang dapat diterjemahkan sebagai "Reporter TV menanggapi Kanye West".

Meta awalnya menghapus postingan tersebut dari Instagram dengan alasan kebijakan Organisasi dan Individu Berbahaya (DOI) dan Ujaran Kebencian. Berdasarkan kebijakan DOI Meta, perusahaan menghapus pujian terhadap individu tertentu, termasuk Adolf Hitler. Namun, kebijakan ini menyatakan bahwa “pengguna dapat membagikan konten yang menyertakan referensi ke organisasi dan individu berbahaya yang ditunjuk untuk melaporkan, mengutuk, atau mendiskusikan mereka atau aktivitas mereka secara netral”. Berdasarkan kebijakan Ujaran Kebencian, perusahaan menghapus penyangkalan terhadap Holocaust sebagai bentuk stereotip berbahaya yang “secara historis terkait dengan intimidasi, pengucilan, atau kekerasan atas dasar karakteristik yang dilindungi”. Kebijakan Ujaran Kebencian juga menyadari bahwa “terkadang orang-orang membagikan konten yang berisi hinaan atau ujaran kebencian orang lain untuk mengutuknya atau meningkatkan kesadaran”.

Dalam pengajuan banding kepada Dewan, pengguna berargumen bahwa video tersebut tidak mendukung Adolf Hitler dan bahwa video tersebut telah disalahpahami.

Setelah Dewan menyampaikan kasus ini kepada Meta, perusahaan memutuskan bahwa konten tersebut tidak melanggar kebijakannya. Meskipun video tersebut berisi pujian untuk Adolf Hitler dan penyangkalan peristiwa Holocaust, bagian kedua dari video tersebut dengan jelas mengutuk pernyataan-pernyataan tersebut, dan menempatkannya dalam konteks yang dapat diterima. Oleh karenanya, perusahaan menyimpulkan bahwa penghapusan awal yang dilakukannya tidaklah tepat dan telah memulihkan konten tersebut ke platform.

Otoritas dan lingkup Dewan

Dewan memiliki kewenangan untuk meninjau keputusan Meta setelah banding dari pengguna yang kontennya telah dihapus (Piagam Pasal 2, Bagian 1; Anggaran Rumah Tangga Pasal 3, Bagian 1).

Apabila Meta mengakui telah melakukan kesalahan dan membatalkan keputusannya dalam suatu kasus yang sedang dipertimbangkan untuk ditinjau oleh Dewan, Dewan dapat memilih kasus tersebut untuk mendapatkan keputusan tertulis (Anggaran Rumah Tangga Pasal 2, Bagian 2.1.3). Dewan meninjau kembali keputusan awal untuk meningkatkan pemahaman mengenai proses moderasi konten, guna mengurangi kesalahan dan meningkatkan keadilan bagi orang yang menggunakan Facebook dan Instagram.

Signifikansi kasus

Kasus ini menunjukkan contoh kesalahan dalam penerapan pengecualian dalam kebijakan DOI dan Ujaran Kebencian Meta. Kesalahan-kesalahan semacam itu dapat membungkam ujaran yang ditujukan untuk menanggapi ujaran kebencian, termasuk penyangkalan terhadap holocaust, atau mengutuk pernyataan pujian terhadap individu berbahaya seperti Hitler. Melindungi ujaran balasan sangatlah penting untuk mendorong kebebasan berekspresi dan merupakan sarana untuk memerangi konten berbahaya seperti disinformasi dan ujaran kebencian. Dewan sebelumnya telah merekomendasikan bahwa: Meta harus menilai keakuratan peninjau yang menerapkan kelonggaran pelaporan berdasarkan kebijakan DOI untuk mengidentifikasi masalah sistem yang menyebabkan kesalahan penegakan ( Menyebutkan Taliban dalam laporkan berita, rekomendasi no. 5); Meta harus mengevaluasi proses moderasi otomatis untuk penegakan kebijakan DOI ( Isolasi Öcalan, rekomendasi no. 2); dan Meta harus melakukan penilaian akurasi yang difokuskan pada kelonggaran kebijakan Ujaran Kebencian yang mencakup bentuk-bentuk ekspresi seperti kecaman, peningkatan kesadaran, referensi diri, dan penggunaan yang memberdayakan ( Sabuk Wampum, rekomendasi no. 3). Meta telah melaporkan kemajuan dalam Menyebutkan Taliban dalam laporkan berita, rekomendasi no. 5), menolak untuk menerapkan Isolasi Öcalan, rekomendasi no. 2), dan mendemonstrasikan implementasi terhadap Sabuk Wampum, rekomendasi no. 3.

Dewan menegaskan kembali bahwa penerapan penuh rekomendasi ini dapat mengurangi tingkat kesalahan dalam penegakan kelonggaran berdasarkan kebijakan Ujaran Kebencian dan Kebijakan Organisasi dan Individu Berbahaya. Hal ini, pada akhirnya, akan melindungi ujaran balasan dengan lebih baik dan meningkatkan kebebasan berekspresi secara keseluruhan.

Keputusan

Dewan membatalkan keputusan awal Meta untuk menghapus konten tersebut. Dewan mengakui bahwa Meta telah mengoreksi kesalahan awal mereka setelah Dewan menyampaikan kasus ini kepada Meta.

العودة إلى قرارات الحالة والآراء الاستشارية المتعلقة بالسياسة